Pengertian Data Loss Prevention: Arti dan Software Terbaik!

pengertian data loss prevention

Beberapa diantara kalian mungkin belum tahu pengertian dari Data Loss Prevention, atau pernahkah kalian mendengar tentang fungsi Pencegahan Kehilangan Data (DLP) sebelumnya?

Nah, bagi kalian yang belum tahu, pada kesempatan ini kami akan membahas pengertian dari Data Loss Prevention itu sendiri, bersama dengan sejumlah penyedia software-nya. Tanpa lama-lama, kita langsung saja ke pembahasannya.

Apa Itu Data Loss Prevention?

pengertian data loss prevention 1

Apa itu pengertian dari Data Loss Prevention (DLP)? Singkatnya, DLP adalah fungsi yang menambahkan lapisan perlindungan keamanan ke data perusahaan yang berisi informasi sensitif untuk mencegah orang yang tidak berwenang mengaksesnya.

Fungsi DLP ini adalah cara untuk mengelola manajemen keamanan informasi perusahaan. Karena terkadang, sengaja atau tidak sengaja, kita memasukkan informasi sensitif, seperti nomor kartu kredit, informasi pribadi perusahaan dan sebagainya ke orang yang tidak berwenang, yang pada gilirannya dapat mengancam perusahaan.

Aset informasi perusahaan perlu dilindungi secara ketat untuk menjamin kelangsungan perusahaan. Oleh karena itu, beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pengelola TI untuk pengelolaan keamanan informasi antara lain:

  • Menyediakan enkripsi semua akses informasi
  • Laporan audit
  • Batasi berbagi file dan dokumen
  • Manajemen perangkat seluler
  • Verifikasi dua langkah

Fungsi DLP menyediakan lapisan keamanan tambahan yang dapat mencegah data atau dokumen sensitif perusahaan bocor ke orang di luar organisasi, dengan membuat kebijakan tertentu.

Manajer atau administrator TI akan merumuskan beberapa regulasi sesuai dengan keinginan perusahaan untuk diterapkan pada seluruh atau sebagian departemen perusahaan.

Software Data Loss Prevention Terbaik

Ada banyak vendor perangkat lunak keamanan untuk pencegahan kehilangan data, yang memiliki tingkat keamanan, fungsi, kelebihan, kekurangan, dan kegunaan yang berbeda.

Namun, pada artikel ini, kami akan menyarankan beberapa software Data Loss Prevention yang harus kalian coba. Diantaranya:

  • Broadcom
  • Solarwinds
  • ForcePoint
  • McAfee
  • Trend Micro

a. Broadcom (Dulunya Symantec)

Symantec / Broadcom adalah perusahaan Amerika yang memproduksi perangkat lunak keamanan data. Perusahaan ini berkantor pusat di Mountain View, California, dan didirikan bersama oleh Gary Hendrix dan National Science Foundation.

Perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia, dengan lebih dari 18.500 karyawan di lebih dari 50 negara / kawasan. Situs webnya adalah Broadcom.com.

Dalam hal kekuatan, Broadcom adalah salah satu pemimpin di pasar teknologi keamanan Magic Grantner Quadran.

Berbagai macam produk dan layanan menjadikan Broadcom perangkat lunak keamanan nomor satu di skala internasional. Symantec menggabungkan pelacakan aktivitas pengguna dengan kontrol risiko data.

Itu dapat memantau data yang disimpan di server, desktop, perangkat seluler, dan penyimpanan cloud. kalian akan menerima templat dan prosedur kerja yang sesuai dengan standar HIPAA, GDPR, dan PCI DSS.

Alat tersebut mencatat semua akses ke data sensitif dan melacak akun yang mengeluarkan peringatan.

File sensitif dienkripsi dan hanya dapat dilihat oleh pengguna yang berwenang. Ini juga memastikan bahwa salinan dan dokumen usang yang tidak lagi digunakan benar-benar dihancurkan, sehingga tidak ada versi yang dapat dipulihkan yang disimpan dalam memori.

Meskipun semua salinan dikirim ke lokasi yang jauh, seluruh salinan dapat dilacak dan disimpan dengan aman.

b. Solarwinds

Solarwinds adalah produsen terkemuka perangkat lunak pemantauan infrastruktur TI, dan solusi keamanan DLP-nya adalah bagian dari Access Rights Manager. Titik awal utama dari strategi untuk mencegah kehilangan data adalah dengan menetapkan policy perusahaan untuk pengendalian akses data.

Manajer Solarwinds mendukung tugas ini dengan memberi kalian laporan yang jelas tentang hak akses secara real-time. Kalian juga akan memiliki kesempatan untuk menyempurnakan kontrol, yang dapat diterapkan melalui pengelola hak akses.

Perangkat lunak Solarwinds terus-menerus memeriksa akses dan peringatan data saat menyalin atau mentransfer data. Manajer menyatukan pemantauan pengguna dari Active Directory, Windows File Share, Share Point dan Microsoft Exchange.

c. Forcepoint

Forcepoint adalah perusahaan keamanan dunia maya terkemuka yang memberikan perlindungan pengguna dan data, serta dapat dipercaya sambil melindungi organisasi juga mempromosikan transformasi dan pengembangan digital.

Solusi Forcepoint yakni pemantauan secara real-time tentang bagaimana orang berinteraksi dengan data, sehingga memungkinkan karyawan untuk menciptakan nilai sambil memberikan akses yang aman.

Forcepoint memiliki banyak keunggulan unik dan berkomitmen untuk memberikan perlindungan keamanan terhadap masalah yang terjadi di perusahaan.

Strategi Forcepoint sendiri adalah memblokir situs web tertentu yang tidak aman, memeriksa lalu lintas jaringan, memfilter email, dan mengontrol file sensitif yang mudah diakses.

d. McAfee

McAfee Total Protection for DLP adalah rangkaian yang berisi beberapa alat perlindungan data. Perangkat lunak ini berfokus pada analisis forensik terperinci. Tidak seperti beberapa perangkat lunak DLP, dia memproses semua data sensitif dengan cara yang sama.

Program McAfee DLP juga dapat memastikan bahwa kalian menerapkan kebijakan keamanan yang sama di seluruh jaringan (termasuk jaringan lokal, titik akhir, dan cloud).

Program ini dapat diskalakan, tetapi tidak mudah digunakan untuk pemula seperti beberapa solusi lain untuk mencegah kehilangan data.

Orang-orang mengatakan bahwa penginstalannya agak rumit, dan jika kalian tidak memiliki pengalaman dengan perangkat lunak serupa, ini dapat menyebabkan kebingungan.

McAfee, Inc. adalah perusahaan perangkat lunak antivirus dan keamanan komputer yang berkantor pusat di Santa Clara, California. Produk McAfee mencakup keamanan email dan web, perlindungan data, keamanan sebagai layanan atau Security as a Service(SaaS), keamanan seluler, keamanan jaringan, Risk and Compliance, keamanan sistem, dan keamanan virtualisasi.

e. Trend Micro

Trend Micro didirikan pada tahun 1988 oleh Steve Chang, Jen ny Chang, dan Eva Chen untuk mengembangkan perangkat lunak anti-virus.

Namun, mereka tidak tinggal diam. Selama tiga dekade terakhir, Trend Micro telah menjadi pemimpin pasar dalam kombinasi keamanan cloud, pertahanan jaringan, keamanan bisnis kecil, dan keamanan titik akhir atau endpoint.

Infrastruktur TI terus berubah, perilaku pengguna menjadi semakin berbahaya, dan ancaman terus berkembang.

Trend Micro terus berinovasi untuk menjadi yang terdepan dalam gerakan kejahatan di dunia maya. Para pendiri Trend Micro menetapkan standar, budaya, dan pendekatan inovatif Trend Micro adalah dengan membentuk tim karyawan luar biasa yang bekerja sama untuk menghubungkan dunia dan masyarakat serta menjadikannya cara yang lebih aman untuk bertukar informasi digital.

Selama hampir 30 tahun, visi Trend Micro telah menjadikan dunia tempat yang lebih aman untuk bertukar informasi digital. Keamanan adalah fokus utama Trend Micro, dan Trend Micro telah membuktikannya.

Semangat visi tunggal ini menginspirasi Trend Micro untuk berinovasi mengikuti gerakan kejahatan dunia maya, meskipun lanskap TI terus berubah. Itulah pengertian Data Loss Prevention yang perlu kalian ketahui, semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat.

Related posts

Leave a Comment